full screen background image

Upload Video Perkelahian di Jalan, Pria Asia Ditangkap di Dubai

DUBAI – Aparat Kepolisian Dubai menangkap seorang pria keturunan Asia setelah merekam video pertengkaran di jalan raya, ketika warga Uni Emirat Arab, UEA, menyerang pengemudi asal India. Pria yang kebangsaannya tidak disebutkan itu ditangkap karena dianggap mencemarkan UEA setelah videonya diunggah ke internet.

Video tersebut mengundang kritik di dalam maupun luar negeri. “Tidak seorang pun memiliki hak untuk mengambil gambar seseorang dan menerbitkannya tanpa izin yang bersangkutan,” tutur Kepala Polisi Dubai Jhamis al-Mazeina seperti dikutip khaleejtimes (18/7). Ditambahkannya, penangkapan dilakukan setelah mendapat pengaduan dari keluarga pria UEA.

Pria itu ditangkap walau korban tidak melaporkan kasus pemukulan itu kepada pihak berwenang. Dalam tayangan video tersebut terlihat warga UEA tersebut menggunakan agal, ikat topi tradisional Dubai, untuk menyerang supir mobil barang asal India setelah terjadi kecelakaan kecil.

Sebagian besar orang di UEA mengecam tindakan itu dengan sebutan “memalukan”, apalagi karena berlangsung pada Bulan Ramadan. Namun, Kepala Kepolisian Mayjen Al Mazeina mengatakan seharusnya sang perekam video tersebut bisa menghubungi polisi dan memberi rekamannya bukan mempublikasikannya.

“Kepolisian Dubai telah berkomitmen untuk mengambil tindakan hukum terhadap orang-orang yang melakukan kesalahan atau kejahatan,” ujar Mazeina. Namun yang terjadi video itu malah diupload di YouTube setelah  didistribusikan rekamannya ke sejumlah temannya.

Lebih lanjut pihaknya memperingatkan masyarakat atas penerbitan rekaman tersebut di situs jejaring sosial atau situs berbagi lainnya. Pasalnya, di bawah hukum cybercrime UEA, merekam video di depan umum tanpa izin dari mereka yang difilmkan adalah ilegal dan merupakan pencemaran nama baik. (esy)