full screen background image

Geng Motor Bawa Klewang Diancam Penjara 10 Tahun

Dua orang tersangka anggota geng motor “watter blue”, MI (17) dan AS (18) penduduk Gang Kaca Medan Sunggal yang terbukti membawa senjata tajam jenis klewang, dapat diancam dengan hukuman 10 tahun penjara.

Kapolsekta Medan Sunggal AKP B Marpaung, Selasa, mengatakan, kedua tersangka itu melanggar pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 20 Tahun 1951 tentang senjata tajam (sajam) dan bahan peledak (handak).

Marpaung menjelaskan, dari 17 orang yang diduga anggota geng motor diamankan petugas Polsekta Medan Sunggal dari kawasan Pasar III Medan Sunggal, Sabtu (25/5), kedua tersangka MI dan AS terbukti membawa kelewang.

“Dari kedua geng motor yang membawa sajam itu, salah seorang diantaranya tersangka MI (17) adalah pelajar,” ujarnya.

Dia mengatakan, sedangkan ke-15 anggota geng motornya lainnya, beberapa diantara yakni M Aji Syahputra, Aldi Syahputra, Wiska Pratama, Hidayat, Fahreja Matondang, Mhd Imam Mulia, Gafar Dwi Satrio, Mhd Aris Munandar dan Dede Purwanto akan dipulangkan, serta dilakukan pembinaan.

Pengakuan mereka, tujuan mereka untuk menghabisi anggota geng motor Simpel Life (SL) karena dinilai terlalu arogan. Pengakuan M Ilham, dirinya sudah lama menjadi anggota geng motor WB sejak dibentuk malam takbiran lalu.

Dia menambahkan, ketua geng motor Watter Blue (WB) adalah Ahyar, wakil ketua Faris dan Bendahara Amri.Dan ketiganya saat ini belum lagi tertangkap.

Jumlah anggota geng motor tersebut sebanyak 27 orang dan setiap minggu mereka harus membayar iuran senilai Rp5.000.

“Kelompok anggota geng motor tersebut diamankan petugas Polsekta Medan Sunggal, karena laporan dari masyarakat.Mereka membuat resah dan keributan,” katanya.