full screen background image

Keberhasilan Obama Bisa Jadi Inspirasi Indonesia

Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menerima kunjungan anggota Kongres Amerika Serikat, Jim McDermott. Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/11/12) Priyo memulai pembicaran dengan mengucapkan keprihatinan atas bencana badai Sandy yang mengakibatkan korban jiwa disejumlah wilayah Amerika.

Ia selanjutnya mengucapkan selamat atas keberhasilan pemilu AS dan terpilihnya Barack Obama sebagai Presiden untuk yang kedua kalinya. Baginya keberhasilan presiden berkulit hitam pertama dan dalam usia yang masih muda seharusnya bisa menjadi inspirasi bagi Indonesia.

“Saya setuju Barack Obama yang masih berusia muda bisa jadi model percontohan bagi generasi baru dimanapun berada, yang bisa memimpin sebuah negara. Saya kira ini menarik untuk Indonesia bagaimana kita terinspirasi dengan perkembangan politik yang terjadi di sana,”kata Wakil Ketua Bidang Korpolkam ini.

Sebelumnya Jim McDermot menjelaskan hasil pemilu telah memperjelas kinerja Obama pada periode pertama. Ia menekankan keberhasilan presiden yang pernah melewati masa kanak-kanak di Indonesia adalah buah dari kerja keras dan kemampuan memahami rakyat.

“Obama telah menunjukkan terutama pada kaum muda walaupun sebagian masa lalunya kurang beruntung, tetapi berkat kerja keras dan keberhasilan melihat keinginan publik ia kemudian sukses. Ini seharusnya bisa jadi pelajaran bagi anak muda dimanapun,”ungkapnya. Ia juga menjelaskan baru saja meninjau bekas SD tempat presidennya dulu bersekolah di kawasan Menteng, Jakarta.

Ketua Kaukus Parlemen AS-Indonesia ini menambahkan kebijakan negaranya kedepan akan menjadikan hubungan dengan Asia sebagai prioritas. Terlihat dari rencana kunjungan luar negeri Obama setelah terpilih adalah ke kawasan ini. Ia-pun menyampaikan harapan melalui DPR agar diambil langkah untuk meningkatkan hubungan kedua negara.

Pada bagian lain Priyo yang didampingi Ketua Komisi VI Airlangga Hartarto menyatakan parlemen kedua negara seharusnya dapat mendorong peningkatan hubungan dagang. “Kita sepakat agar parlemen mendorong pemerintah negara masing-masing untuk meningkatkan neraca perdaganan,”imbuhnya.

Terkait permasalahan Freeport keduanya sepakat renegosiasi kontrak diserahkan pada mekanisme baku yang ada. Pintu investasi bagi AS di Indonesia sangat terbuka tetapi penghormatan terhadap aturan perundangan-undangan yang berlaku patut jadi perhatian. Salah satu peluang yang terbuka adalah investasi di bidang otomotif.

Pada bagian akhir pertemuan tersebut Priyo menjelaskan perkembangan demokrasi di Indonesia yang saat ini sudah melampaui Amerika. “Benar negeri anda adalah guru demokrasi bagi kami, tetapi patut dicatat dalam perkembangan selanjutnya kami lebih maju. Kami disini sudah memilih presiden secara langsung, sementara Amerika belum,”tekan politisi Fraksi Partai Golkar ini. Jim merespon penjelasan itu dengan senyum sambil mengangkat dua tangan di dada. (iky)



Konfucius

Lulusan Teknik Jogya 1980, aktifitas research & development PT AS, Hobyy mancing2 dan menulis