full screen background image

Daftar Tunggu Haji di Kalbar Meningkat

Kuota jamaah haji yang tidak naik pasti akan menambah daftar tunggu (waiting list) yang semakin panjang di berbagai daerah, termasuk di Kalimantan Barat (Kalbar). Animo masyarakat Kalbar untuk menunaikan ibadah haji sangat besar. Data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag Kalbar menunjukkan pada 2013 sudah ada 18.470 penabung haji yang masuk waiting list untuk 7 tahun ke depan (2020).

Moratorium_Haji_Malah_Bikin_ONH_NaikMelihat realitas ini, Anggota Tim Komisi VIII DPR RI yang sedang melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Abdul Aziz Suseno (F-PKS) mengatakan, hingga saat ini belum ada solusi yang bisa diberikan untuk setiap daerah mengingat kuota secara nasional pun belum meningkat. Dirjen PHU, kata Aziz, juga belum bisa memberikan solusi saat rapat dengan Komisi VIII beberapa waktu lalu.

“Untuk Kalbar saat ini saya kira sama dengan daerah-daerah lain. Bahkan di Jawa Timur itu yang terakhir kita dengar sampai tahun 2025 yang sudah masuk daftar tunggu. Kalau Kalbar paling sampai 2020 saja. Selama dari Kerajaan Arab Saudi tidak ada penambahan kuota, kita juga tidak bisa menambah kuota di masing-masing provinsi,” ungkap Aziz, saat ditemui Parlementaria di Pontianak, Kamis (18/4).

Data mutakhir dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadau (Siskohat) Kalbar per tanggal 12 April 2013, pukul 1415, menunjukkan dari 14 kabupaten/kota yanga da di Kalbar, Kabupaten Kubu Raya yang paling lama masa tunggunya, yaitu 13,6 tahun (2026) dengan kuota 179 jamaah. Sedangkan yang paling singkat mas tunggunya adalah Kabupaten Landak yang hanya 3,9 tahun (2016) dengan kuota 49 jamaah. (mh)



Konfucius

Lulusan Teknik Jogya 1980, aktifitas research & development PT AS, Hobyy mancing2 dan menulis