full screen background image

Bupati Dukung Dibukanya Rute Penerbangan Silangit-Batam

Silangit, Sumut, 8/9  – Bupati Toba Samosir, Sumatera Utara, Kasmin Simanjuntak, menyatakan dukungan atas dibukanya rute penerbangan dari Bandara Silangit Kabupaten Tapanuli Utara tujuan Hang Nadim Batam karena jalur tersebut akan memudahkan akses menuju Danau Toba.

Kompetisi Maskapai Penerbangan di Indonesia Memanas“Dengan adanya penerbangan komersial ke Silangit, akan memudahkan warga yang berkunjung ke wilayah Tapanuli, karena jarak tempuh perjalanan semakin mudah dan lebih cepat,” ujar Kasmin di Silangit, Minggu.

Pembukaan rute tersebut, menurut dia, perlu didukung sepenuhnya oleh tujuh pemerintahan daerah sekitar Danau Toba, yakni, Tapanuli Utara, Simalungun, Karo, Dairi, Toba Samosir, Humbahas dan Kabupaten Samosir.

Dikatakannya, pemerintah kabupaten di kawasan Tapanuli merasa senang dengan dibukanya jalur penerbangan yang melayani rute Silangit-Batam mulai Jumat (6/9) oleh maskapai penerbangan Lion Air.

Kasmin berharap manejemen Lion Air dapat menambah rutenya sehingga sepuluh kabupaten/kota yang ada di kawasan Tapanuli, termasuk Simalungun dan Tapanuli Tengah, dapat terlayani dengan baik.

“Jika memungkinkan kami meminta Lion Air ongkos pesawat Jakarta-Silangit dapat lebih murah sehingga masyarakat yang naik pesawat tujuan Jakarta tidak perlu melalui Bandara Kuala Namu lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bandara Silangit Poltak Siburian menyebutkan, pembukaan rute penerbangan dari Bandara Silangit tujuan Hang Nadim, Batam, berpotensi meningkatkan kunjungan arus wisatawan ke Danau Toba.

Dikatakannya, bandara yang berlokasi tidak jauh dari Danau Toba itu, saat ini sudah bisa didarati pesawat berbadan besar, karena landasan pacu (runway) sepanjang 150 meter dengan lebar mencapai 45 meter sudah selesai dibenahi dan diperpanjang.

Menurut dia, pembenahan bandara tersebut diprioritaskan untuk melayani kebutuhan transportasi udara bagi warga di tujuh kabupaten di kawasan Danau Toba, apalagi dengan dimulainya Festival Danau Toba pada 8-14 September 2013.

Poltak mengakui sejauh ini pihaknya masih mengalami beberapa kendala dalam teknis penerbangan, termasuk belum dimilikinya alat navigasi penangkal petir, sehingga demi kenyamanan dan keamanan, aktivitas penerbangan harus dilakukan di bawah jam 14.00 WIB.

“Lion Air mengoperasikan pesawat tipe ATR seri 500 berkapasitas 72 penumpang,” katanya.(Antara)

Artikel ini diakses melalui kata kunci:
bandar udara silangit