full screen background image

UMP Sumut Ditetapkan Jadi Rp 1.375.000

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akhirnya merevisi Upah Minimum Provinsi 2013 dan menetapkannya senilai Rp 1.375.000 dari sebelumnya hanya sekitar Rp 1.305.000. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Nurdin Lubis kepada pers di Medan, Jumat, mengatakan penetapan UMP senilai Rp1.375.000 itu berdasarkan Keputusan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho Nomor 188.44/711/KPTS/2012 tertanggal 29 November 2012.

Ditetapkan UMP sebesar Rp1.375.000, menurut dia, ada kenaikan Rp70.000 dibanding dengan keputusan sebelumnya Nomor 188.44/647/KPTS/2012 tertanggal 18 Oktober 2012. “Terus terang dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sudah keberatan dengan angka ini.Namun mereka menyerahkannya pada keputusan Gubernur,” kata Nurdin.

Dia mengakui, ada tuntutan bahwa pekerja ingin mendapatkan kesejahteraan.Namun di sisi lain pengusaha juga harus berhitung berapa biaya produksi dan biaya yang harus dikeluarkannya untuk membuka industri di Sumut. Untuk itu, dia berharap semua pihak dapat memahami kondisi yang ada saat ini.

Nurdin yakin revisi UMP 2013 ini adalah perubahan yang terakhir.Karena baik kalangan pekerja maupun pengusaha membutuhkan kepastian, berapa sebenarnya UMP yang ditetapkan. Setelah itu, penyesuaian atau kenaikan upah bisa dilakukan saat penetapan Upah Minimum Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral.

“Jadi, ini sebenarnya upah minimum bagi usia kerja 0-1 tahun.Lain lagi untuk pekerja yang di Kota Medan atau Kabupaten Deli Serdang akan ada lagi kenaikan di UMK,” ujarnya. Dia menambahkan, UMP Sumut 2013 tersebut sudah dianggap lebih tinggi dibanding provinsi lain di luar Pulau Jawa.Alasan mereka merevisi upah tersebut juga atas dasar perbandingan upah di provinsi lain.

“Karena itu tidak mungkin jika kenaikannya hingga di atas Rp2 juta,” kata Nurdin. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemprov Sumut Bukit Tambunan menambahkan, UMP Sumut 2013 sebesar Rp 1.375.000 termasuk yang terbesar kedua setelah Provinsi Aceh yang menetapkan Rp1.550.000.

Provinsi lain yang industrinya hampir sama dengan Sumut masih lebih rendah seperti Riau Rp1.365.000 dan Sumatera Barat Rp1.350.000. Kemudian, persoalan masih ada yang tidak puas dengan UMP Sumut 2013, menurut dia, hal tersebut tidak bisa dihindari.Berapapun UMP ditetapkan, dipastikan baik pihak pekerja maupun pengusaha akan merasa keberatan.

Menurut dia, yang dipilih adalah pilihan yang terbaik dan diharapkan bisa dimengerti semua pihak. “Kalau pengusaha ditanya mengenai UMP Sumut naik Rp2,2 juta langsung tutup semua usaha mereka.Karena bicara puas tidak puas tidak akan ada yang puas,” katanya.

Bukit mengatakan, Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho sudah sangat hati-hati dalam menetapkan revisi UMP 2013.Karena Menakertrans sudah mengingatkan jangan sampai kenaikan UMP menjadikan perusahaan tak berdaya yang berakibat pada pengurangan tenaga kerja dan peningkatan angka pengangguran.