full screen background image

Tunggakan PBB PTPN 2 Langkat Rp8 Miliar

Langkat, Sumut, 4/4  – Tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang harus dibayarkan pihak PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 2  kepada Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, hingga saat ini mencapai Rp 8 miliar.

ptpn_2-Ist by . “Dari tunggakan sekitar Rp 39 miliar pada tahun 2009, kini tinggal Rp 8 miliar yang harus dibayar pihak PTPN2.”  kata Kepala Dinas Pendapatan Langkat, Marino Singarimbun di Stabat, Rabu.

Pihak PTPN2, menurut dia, sudah membayar sekitar Rp 31 miliar, dari tunggakan yang ada.

Sementara itu, pembayaran untuk tahun berjalan sudah mereka lunasi.”Jadi kita tinggal menungu pembayaran kekurangannya saja,” kata Misno.

Dia berharap, sisa kekurangan tunggakan tersebut dapat segera dilunasi oleh pihak PTPN2, sehingga akan memberikan konstribusi besar buat pembangunan Langkat ke depan.

Untuk target pajak PBB tahun 2012, Dinas Pendapatan Langkat  menargetkan sekitar Rp 9 Miliar.

Bahkan, jelasnya, SPPT yang masuk masih dihitung, meski pun Dinas Pendapatan Langkat tidak ada menargetkan untuk menaikkan pajak bagi warga.

“Kita rencanakan pengelolaan PBB ini, nantinya dilakukan pada tahun 2014, akan memberikan konstribusi langsung buat pendapatan asli daerah,” ucap dia.

Lebih jauh dia mengatakan, untuk tercapai keberhasilan tersebut,  pihaknya akan merencanakana melengkapi berbagai sarana dan prasarana lainnya.

Seperti rehabilitasi bangunan untuk mempermudah petugas melayani masyarakat, menyekolahkan staf pendapatan untuk pengembangan ilmu pengetahuannya dan juga mempersiapkan sarana computer, untuk kelengkapan pendataan, katanya.

Oleh karena itu, Marino berharap dukungan maksimal masyarakat untuk mewujudkan keberhasilan pengelolaan PBB mau pun pajak dan restribusi lainnya dari berbagai kalangan wajib pajak

(T.KR-JRD/C/M034/M034)

Artikel ini diakses melalui kata kunci:
ptpn 2,ptpn