full screen background image

Akademi Arema Seleksi Pemain

KEPANJEN – Tes teknik untuk seleksi calon siswa Akademi Arema mulai digelar, Senin (24/5) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Seleksi ini, akan berlangsung sampai Kamis (27/6) nanti. Hasil seleksi untuk calon siswa yang lolos nanti, akan diumumkan lewat Malang Post .

‘’Hasil tes untuk seleksi calon siswa Akademi Arema tidak langsung. Karena masih ada tahapan selanjutnya. Hasil seleksi nanti kami umumkan pada 1 Juli di Malang Post,’’ ungkap Sudarmaji, Media Officer Arema. Hari pertama seleksi adalah untuk peserta U-10 dan U-12. Untuk U-12 jumlah peserta yang ikut seleksi ada 60 peserta. Mereka dibagi menjadi empat kelompok, dan mulai seleksi pukul 14.30 – 16.00.

Sedangkan untuk U-10 ada 32 peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berjumlah 17 peserta dan kelompok kedua 15 peserta, dimulai pukul 16.00 – 17.00. Materi test untuk masing-masing kelompok usia berbeda. Untuk U-10 ada lima poin materi yang dinilai dari masing-masing peserta. Diantaranya keeping, passing dan control, dribbling, feinthing dan shoting serta game. Sedangkan untuk U-12, ada enam poin, yaitu ditambah dengan juggling.

‘’Untuk hari pertama ini U-10 dan U-12. Sedangkan hari kedua kelompok U-14 sebanyak 169 peserta. Dan hari ketiga dan keempat adalah kelompok U-16 sebanyak 219 peserta,’’ ujar Sudarmaji. Sebagai penguji tes tehnik seleksi calon siswa Akademi Arema ini sendiri, sebagian besar adalah mantan pemain Arema, yang didampingi oleh Joko Susilo. Selama peserta melakukan tes teknik di tengah lapangan, orangtua dari peserta tidak boleh mendekat.

Mengabadikan tes tehnik lewat foto pun tidak boleh. Para orangtua diminta duduk di kursi VIP. Diterangkan Sudarmaji, sebelumnya Akademi Arema ini sempat vakum. Dan setelah dilakukan pengkajian selama kurun waktu beberapa tahun, dinilai bahwa bibit pemain dari Akademi Arema kurang. Akhirnya untuk menciptakan bibit pemain bagus, Akademi Arema kembali dihidupkan. ‘’Namun Akademi Arema ini berbeda dengan SSB.

Akademi Arema ini murni sekolah, dengan kurikulum penyempurnaan. Dimana perbedaannya dengan SSB, kalau SSB membentuk tim untuk mencari juara. Tetapi tujuannya adalah untuk membentuk pemain yang memiliki skill dan kepribadian yang bagus. Atau istilahnya adalah pabrikan pemain,’’ terang mantan wartawan ini. Untuk itu, usai seleksi tes tehnik, nantinya akan mengumpulkan semua orangtua peserta. Dimana para orangtua akan dilakukan wawancara khusus, sekaligus diberi penjalasan tentang Akademi Arema.

Bahwa di Akademi Arema ini, tidak hanya menciptakan skill sepakbola, tetapi kurikulumnya juga materi perilaku, nutrisi, pemahaman fair play serta hal-hal lain yang berkaitan tentang bahaya. Siswa Akademi Arema ini sendiri, dalam sepekan nantinya ada 3 kali pertemuan. Yang menarik, untuk peserta yang lolos seleksi pada gelombang pertama ini, akan dibagi menjadi tiga rayon. Rayon pertama adalah Malang Selatan, ditempatkan di luar Stadion Kanjuruhan.

Rayon kedua Malang Tengah, yaitu dengan lokasi antara lapangan Abd Saleh Pakis. Rayon tiga adalah Malang Timur di Singosari. ‘’Ke depan nanti kami akan membuka gelombang kedua antara bulan September dan Oktober. Dimana untuk gelombang kedua ini, kami pusatkan untuk bentu Rayon Malang Timur dan Barat. Lima rayon nanti yang ada, akan kami adakan kompetisi internal. Dan untuk sementara masih tiga rayon. Dari tiga rayon itu, nanti ada 18 pelatih,’’ lanjutnya. (agp/avi)