full screen background image

KM Al Falah – I Asal Sulawesi Nyaris Tenggelam

Tanjungbalai,27/8 – Kapal Motor (KM) Al Falah – I, GT.4768 yang berlayar dari Pare Pare, Sulawesi Selatan (Sulsel) tujuan Belawan, Sumatera Utara nyaris tenggelam jalur pelayaran Selat Malaka, tepatnya kuala Bagan Asahan, Selasa, akibat kebocoran pada haluan,

kapaltebrakanNakhoda kapal, Jhon Roli kepada personil Badan SAR Nasional menjelaskan, disamping haluan kapal yang dikemudikannya bocor, karena kehabisan bahan bakar motor pengerak kapal dan mesin pompa air tidak bisa difungsikan.

“Akibat bocor dan kehabisan bahan bakar air masuk ke lambung kapal, menyebabkan kapal miring kekanan hingga 45 derajat. Kejadiannya sekira pukul 08.00 Wib”, katanya melalui radio.

Lebih lanjut, anak buah kapal (ABK) yang turut berlayar dengannya berjumlah 17 orang, pada saat kejadian kapal berada pada kordinat 03.00 – 07.00 Lintang Utara dan 09.00 – 58.00 Bujur Timur.

Kepala Basarnas Tanjungbalai-Asahan, Armei Siregar membenarkan kejadian tersebut, dijelaskan pihaknya menerima informasi ada kapal asal Pare Pare, Sulawesi Selatan tujuan Belawan mengalami kebocoran dan kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Mendapat laporan kecelakaan tersebut, Armei bersama puluhan personil SAR langsung meluncur untuk memberikan pertolongan. Saat tiba di TKP kapal ditemukan dalam keadaan miring 45 derajat, namun berkat kesigapan personil posisi kapal bisa normal kembali.

“Kapal bermuatan 5000 ton beras Bulog yang diangkut dari Pare Pare Sulsel tujuan pelabuhan Gabion Belawan. setelah mendapat pasokan BBM kapal akan berlayar kembali”, jelasnya kepada Kasi Pelayaran Kesyahbandaran Tanjungbalai, Zulkarnain, via selular.

Sementara menurut Plt Kepala Kesyahbandaran Teluk Nibung, Tanjungbalai H.Juliansyah, pihaknya belum mendapat informasi resmi tentang keadaan cuaca dilaut, khususnya diperairan Selat Malaka.
“Belakangan ini cuaca di laut memang sedikit extrim, namun tentang keadaan cuaca yang sebenarnya kami belum mendapat keterangan resmi dari BMKG”, katanya.(Antara)