full screen background image

Pertengahan 2013 Jadi Target Mobil Murah Toyota Ayla dan Agya

Masyarakat harus bersabar untuk menikmati mobil hijau dengan harga terjangkau (low cost and green car), pasalnya hingga kini pemerintah belum menerbitkan aturan secara resmi. PT Astra International Tbk (ASII) selaku pencetus LCGC menyebut, produsen juga meminta keringanan pajak sebelum mobil berharga mulai dari Rp 88 juta ini diproduksi.

Ayla

Selama ini, pabrikan dibebankan pajak atas barang mewah sebesar 10%. Direktur PT Astra Daihatsu Motor Sudirman M.R. meminta pajak jenis ini dihilangkan. “Kalau aturan sudah keluar, kami akan mulai produksi. Kami juga minta insentif pajak barang mewah, tadinya 10% jadi 0%,” ucap Sudirman di Jakarta, Kamis (25/4).

Astra sendiri menyatakan siap memproduksi dua varian LCGC, Ayla dan Agya. Pada tahap awal pabrik perakitan telah menyiapkan kapasitas produksi Ayla dan Agya sebanyak 17.000 unit. “Kami sudah siap untuk memproduksi Ayla dan Agya begitu peraturannya diluncurkan.

Kami bisa langsung melaksanakan,” tutur PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra. “Saat ini, fasilitas untuk Ayla dan Agya masih untuk training karyawan. Belum berproduksi. Begitu aturannya keluar, bisa diproduksi dan langsung mengikuti kebutuhan pasar,” tambah Amelia.

Lebih rinci Daihatsu siap memproduksi 3.000 unit Alya per bulan. Sedangkan untuk Agya, “tidak etis kalau kami menyampaikan angkanya di sini. Yang jelas, begitu ada permintaan, produksi bisa dilakukan untuk kedua merek Daihatsu dan Toyota.”

Di ADM sendiri, manajemen menargetkan penjualan 165.000 unit tahun 2013, atau naik tipis dibandingkan realisasi tahun lalu, 163.000 unit. Target penjualan 2013, kata Amelia, sudah memperhitungkan seri baru Ayla. “Target ini kami anggap termasuk Ayla yang akan dilaunching diharapkan pada semester kedua. Meski angkanya lebih besar dari tahun lalu tapi tahun ini diperkirakan flat,” tegasnya.

Artikel ini diakses melalui kata kunci:
mobil ayla,daihatsu ayla,foto mobil ayla,gambar mobil ayla,harga mobil ayla