full screen background image

3 DOKUMEN SUPERSEMAR DI ARSIP NASIONAL “PALSU”

d71307e4fcd2d8670e74d20f6c89f057 by . Kepala ANRI, M Asichin, memastikan ketiga dokumen Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang saat ini berada di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) adalah palsu.

Supersemar yang disimpan di etalase arsip negara itu kini ada tiga versi. Pertama, yakni surat yang berasal dari Sekretariat Negara. Terdiri dari dua lembar, berkop Burung Garuda, diketik rapi dan di bawahnya tertera tanda tangan beserta nama ‘Sukarno’.
Sementara surat kedua berasal dari Pusat Penerangan TNI AD. Di versi ini tertulis nama ‘Soekarno’. Versi ketiga, terdiri dari satu lembar, tidak berkop dan hanya berupa salinan.

Kepala ANRI mengatakan “lazimnya surat kepresidenan, seharusnya kop surat Supersemar berlambang ‘bintang, padi dan kapas. Bukannya Burung Garuda. Apalagi yang polosan seperti surat yang terakhir,” ungkapnya.
Empat puluh enam tahun berlalu, misteri Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) hingga kini belum juga terpecahkan. Di mana naskah asli surat tersebut?

 

 

 

Artikel ini diakses melalui kata kunci:
3 versi supersemar,dokumen surat supersemar,gambar arsip nasional indonesia