full screen background image

Lady Gaga vs Dangdut Koplo

Jakarta- Konser Lady Gaga bertajuk ‘The Born This Way Ball’ di Indonesia terancam batal digelar. Pihak kepolisian belum memberikan izin untuk konser penyanyi asal Amerika Serikat tersebut. Sejumlah kalangan juga menyatakan menolak konser Lady Gaga, yang rencananya akan dilangsungkan pada 3 Juni di Gelora Bung Karno.¬† Ada beberapa sisi yang menarik untuk perbandingan antara pertunjukan Lady Gaga dan Dangdut Koplo :

Kostum
Kostum penampilan Live Lady Gaga kerap menjadi bahan pembicaraan masyarakat dunia dengan busana aneh, eksentrik, terbuka, atau bermodel bikini . Kostum Live Lady Gaga memang lebih dipersiapkan secara profesional untuk suatu pertunjukan seni musik. Kostum tersebut masih bisa diterima oleh masyarakat Amerika, tetapi kostum seperti ini tidak diterima di Indonesia. Standar norma yang berbeda antara Indonesia dan Amerika memang menghadirkan gap tersendiri.

Sedangkan kostum biduan dangdut koplo lebih dipersiapkan untuk menampilkan goyangan hot dan mengundang birahi kaum pria. Dengan penampilan yang serba mini ini ternyata dapat diterima oleh masyarakat kita.

Aksi Panggung
Aksi panggung penampilan live Lady Gaga dipersiapkan lebih baik dengan koreografi, goyangan atau atraksi lain di atas panggung. Lady GaGa telah terbiasa  mempersiapkan konsep mulai dari musik hingga penari latar tanpa terkesan dengan sengaja menampilkan adegan  porno yang jorok dan murahan serta selalu tampil atraktif di hadapan ribuan penonton dengan koreografi yang sudah tertata.

Sementara biduan dangdut koplo lebih terpusat kepada kemampuan bergoyang biduan. Ciri khas aksi panggung dangdut koplo juga hampir sama yaitu eksotis dan semakin malam semakin panas. Proses improvisasi di atas panggung adalah faktor penunjang kesuksesan show mereka.

Tradisi Saweran

Dalam pertujukan live Lady Gaga tidak dikenal istilah saweran. Antara Lady Gaga dan penonton ada jarak yang membatasi sehingga penonton tidak dapat berinteraksi langsung walaupun sudah membayar mahal. Interaksi dengan penonton terjalin lewat komunikasi lisan.

Sementara itu, penonton dan biduan dangdut koplo jauh lebih intim dengan adanya tradisi saweran.
Penonton berusaha berdiri di atas panggung bersama sang biduan sembari menaburkan uang dan kadang menyelipkannya ke bagian tubuh sensitife sang biduan, dan biasanya sang biduan bergoyang semakin panas kala uang mengalir bahkan tidak jarang kostum sang biduan terlepas satu persatu manakala uang yang mengalir semakin banya

Usia Penonton, Segala Umur
Dari segi jenis penonton juga berbeda. Pertunjukan Live Lady Gaga masih mungkin untuk dibatasi dengan harga tiket yang tidak terjangkau oleh semua lapisan masyarakat Indonesia.

Sementara pertunjukan Dangdut Koplo tidak ada pembatasan, benar-benar bebas. Mulai dari anak kecil, dewasa, tua muda, sipil maupun non sipil tumpah ruah menonton pertunjukan ini.

Melihat perbadingan diatas wajar jika para penggemar Lady Gaga protes kepada aparat jika pertunjukan ini tidak diberi ijin. Disatu sisi masih banyak pertunjukan musik yang jauh lebih jorok, seksi dan seronok yang dapat dinikmati dengan bebas oleh masyarakat kita. Sepertinya kepastian hukum masih jauh dari kenyataan.(coksiu)

Lady Gaga On Stage

Dangdut Koplo on Stage

Artikel ini diakses melalui kata kunci:
dangdut koplo,penyanyi dangdut koplo,penyanyi dangdut kelihatan celana dalamnya,penyanyi dangdut tanpa celana dalam,artis dangdut koplo,aksi panas lady gaga,konser dangdut hot,konser dangdut panas,konser keiatan cd,konser koplo hot