full screen background image

Alumni SMK Saraswati Salatiga Bawa Catatan Merakit Bom ke Makodam

Kedapatan membawa buku catatan tentang cara merakit bom, Nur Hakim (18), alumni SMK Saraswati, Salatiga ditangkap petugas penjaga di Kodam IV/Diponegoro, Banyumanik Semarang. Selain itu, dia juga diketahui hendak masuk ke markas tentara itu secara diam-diam, Minggu (10/9) siang.

Tak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan, petugas memeriksa Nur Hakim, hingga kejadian itu dilaporkan ke Mapolsek Banyumanik. Dalam pemeriksaan lebih lanjut pihak Kodam menemukan bahwa catatan itu sengaja ditulis dengan tangan ke dalam lembaran kertas oleh Nur Hakim.

Sedangkan informasi yang diperoleh Nur Hakim merupakan pemuda yang cerdas dan selalu mendaptakan nilai tinggi pada pelajaran matematika sewaktu masih sekolah. Namun dia mengalami gangguan jiwa.

Nur Hakim mengaku, cara merakit bom itu didapatnya dari internet dan sengaja disalin untuk disimpannya. “Hanya untuk menambah wawasan saja,” ungkapnya, Senin (10/9).

Adapun kedatangannya ke Kodam IV/Diponegoro hanya untuk menanyakan rasa penasarannya tentang apa isi yang ada di dalam tank yang berada di Ambarawa. “Kalau ingin tahu katanya suruh tanya ke sini,” akunya.

Sementara Kapolsek Banyumanik Kompol Mulyati Syam mengatakan, setelah diamati dan dipelajari tentang cara berpikir dan tingkah lakunya, Nur hakim tidak mengalami gangguan jiwa. “Dia hanya memiliki rasa ingin tahu yang besar dan lebih cerdas,” paparnya.

Karena itulah, ia menyimpulkan jika Nur Hakim bukan orang yang sengaja hendak mencari sasaran untuk pengeboman atau tergabung dalam jaringan teroris. Untuk itu Nur Hakim secepatnya akan dikembalikan ke orangtuanya.

foto: ilustrasi

Artikel ini diakses melalui kata kunci:
smk saraswati salatiga,cara merakit bom waktu